Masa Depan Kota, Masa Depan Kita: Membangun Harapan dan Keadilan di Tengah Perubahan Global

Rp120.000

JUDUL BUKU : Masa Depan Kota, Masa Depan Kita: Membangun Harapan dan Keadilan di Tengah Perubahan Global
JUMLAH HALAMAN :  292 HALAMAN
NOMOR ISBN : Dalam proses pengajuan

SINOPSIS :

“Masa Depan Kota, Masa Depan Kita: Membangun Harapan dan Keadilan di Tengah Perubahan Global”.
Buku ini memotret kota sebagai ruang hidup sekaligus medan kuasa: tempat krisis iklim, transformasi digital, dan ketidakadilan spasial saling berkelindan—seraya mengajukan gagasan keadilan dan harapan sebagai poros utama perencanaan. Penulis memadukan lensa PWK dan Antropologi untuk membaca kota bukan hanya sebagai wujud fisik, tetapi sebagai produksi sosial yang harus dikelola secara inklusif dan berbasis bukti. Di tengah urbanisasi cepat, buku ini menekankan hak atas kota, tata kelola partisipatif, dan transisi adil agar teknologi dan pertumbuhan tidak memperlebar jurang ketimpangan.

Struktur & benang merah per bab (sangat ringkas):

  • Bab I: Mengapa masa depan kota = masa depan kita—urbanisasi, tipping points, kota jaringan, kontrak sosial, dan metodologi lintas-disiplin.

  • Bab II: Keadilan spasial & hak atas kota—peta ketidakadilan, kebijakan operasional, perumahan & tanah, ruang publik inklusif, peran informalitas, serta alat ukur/dashboard keadilan.

  • Bab III: Mobilitas & akses—mobilitas sebagai kuasa, distribusi manfaat transport, TOD inklusif, jalan kaki/sepeda, angkutan umum sebagai layanan esensial, dan logistik perkotaan.

  • Bab IV: Kota digital—code/space, tata kelola data untuk publik, AI yang akuntabel, kerangka regulasi (mis. EU AI Act), pemetaan warga, dan infrastruktur digital tangguh.

  • Bab V: Iklim & ketangguhan—risiko multi-bahaya (Ar6), panas ekstrem, banjir/rob, adaptasi berbasis risiko, energi bersih & ekonomi sirkular, ketahanan sosial, dan pesisir.

  • Bab VI: Kesehatan, keselamatan, inklusivitas—dampak desain kota pada kesehatan, kota ramah usia, keamanan berbasis gender, disabilitas & desain universal, visi nol keselamatan jalan, dan kesiap-siagaan kesehatan masyarakat.

  • Bab VII: Ekonomi politik & kelembagaan—ketimpangan & keadilan fiskal, partisipasi bermakna (Arnstein, PB), governing the commons, ekonomi perawatan & informal, tata kelola metropolitan, serta ekosistem inovasi.

  • Bab VIII: Peta jalan 2050–2100—skenario masa depan (net-zero, kota spons, 15-menit), prioritas aksi 10–20 tahun, toolkit implementasi, dashboard kemajuan, studi kasus, dan epilog tentang etos perawatan serta kontrak sosial baru.

Category:
Shopping Cart